Politik

PDIP Resmi Berhentikan Jokowi, Gibran, dan Bobby sebagai Kader Partai

Sumber Foto: Istimewa

JAKARTA – DPP PDI Perjuangan secara resmi memutuskan untuk memecat Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, dan Muhammad Bobby Afif Nasution dari keanggotaan partai. Keputusan ini mulai berlaku sejak Sabtu (14/12/2024).

Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, mengumumkan pemecatan tersebut melalui tiga surat resmi bernomor 1649, 1650, dan 1651 yang ditujukan kepada Jokowi, Gibran, dan Bobby. Pengumuman ini disampaikan dalam siaran resmi PDIP dari Jakarta pada Senin (15/12/2024).

“Saya mendapat perintah langsung dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk mengumumkan secara resmi, sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai di depan seluruh jajaran ketua DPD partai seluruh Indonesia,” kata Komarudin.l

Selain itu, Komarudin menyebutkan bahwa ketiganya dipecat bersama 27 anggota PDIP lainnya. Namun, ia tidak merinci nama-nama anggota lain yang turut diberhentikan.

Dalam isi surat pemecatan yang dibacakan, PDIP menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk sanksi partai kepada Jokowi, Gibran, dan Bobby. Ketiganya juga dilarang terlibat dalam kegiatan atau menduduki jabatan apapun yang mengatasnamakan PDIP.

“Terhitung setelah dikeluarkannya surat pemecatan ini, maka PDI Perjuangan tidak ada hubungan, dan tidak bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang dilakukan saudara,” kata Komarudin saat membacakan salah satu poin yang tercantum dalam tiga surat pemecatan tersebut.

PDI Perjuangan menyatakan akan mempertanggungjawabkan keputusan pemecatan tersebut dalam Kongres partai yang akan datang.

“Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan, akan ditinjau kembali dan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya,” kata Komarudin.

Tiga surat keputusan pemecatan terhadap Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Afif Nasution ditandatangani oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.

Joko Widodo tercatat bergabung sebagai kader PDIP pada 2014, disusul Gibran pada 2019, dan Bobby pada 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button